Dari buku into thin air..
Gunung merupakan tempat yang penuh wahyu, terasing secara genetik dan kejiwaan, menakutkan secara indrawi, abstrak secara estetika, dan bermusuhan secara sejarah...Bentuknya kukuh dan memicu pemikiran. Pikiran dipenuhi cahaya dan ruang, pemikiran baru dan rumit tentang kegersangan, temperatur ekstrem, dan angin. Langit gunung tampak melingkar, megah menakutkan. Pada habitat-habitat lain, kaki langit di atas garis horizontal merupakan sesuatu yang terpecah atau samar...disini, bersama bagian yang ada di atas kita, kaki langit itu tampak jauh lebih luas daripada hamparan daratan dan hutan...Di langit yang tidak berbatas, awan-awan itu tampak lebih kukuh, kadang-kadang secara anggun memantulkan lekuk liku permukaan bumi yang cekung di bawahnya. Kekakuan bentuk hamparan gunung menciptakan bentuk arsitektur yang sangat megah di awan dan juga di daratan..Ke gunung itulah para Nabi dan para pertapa pergi ; mengarungi gunung-gunung para peziarah dan orang-orang yang diasingkan pergi. Di tempat ini, para pemimpin agama besar mengasingkan diri untuk mencari nilai-nilai penyembuhan dan spiritual, bukan untuk melarikan diri, melainkan untuk menemukan kenyataan.
Rong-rong
708/spa/02
pinjem dong...
Pak RT, pinjem buku into thin air-nya dungggg. Dah cari ke manan-mana blum ketemu juga nih
daris802
Keep on Moving!
?
Wah, sepurane sing akeh....
Buku Into Thin Air ku ilang. Buku Into The Wild juga ilang. Coba sira pesen bukune online nang penerbit Mizan.
Sepurane ga' iso mbantu.
Rong-rong
708/spa/02
hwa.....
keren.......