Wall Climbers Sejati STAPALA

Kalo kalian mampir ke posko STAPALA yang terletak di sebuah tempat yang paling strategis di kampus STAN Jurang Mangu, kalian akan melihat sebuah dinding panjat yang kokoh dan angkuh menjulang tinggi di depan posko tersebut. Seolah menantang para climber untuk mencumbui puncaknya. Saya katakan paling strategis lokasinya, karena klo kita hang out di posko ato pun di wall climbingnya, selain pemandangannya yang asyik kita juga akan menikmati udara yang suegerr banget, dari situ juga kita bisa ngecengin ce/co yang pasti banyak yang lewat sekadar pengen digodain anak2 STAPALA (halah pede banget) ato emang pengen pulang ke kostnya.

Ya, wall climbing milik STAPALA ini dresmikan juni 2000 saat STAPALA diketuai Om Wiwied 194/SPA/89 berkat kerja keras para member STAPALA dengan korlak monang 596/SPA/99 dan sumbangan beberapa sponsor menghidupkan kembali asset STAPALA yang lama mati. Wall ini menggantikan wall lama yang ambruk dihantam badai. Meski tinggi wall baru ini lebih pendek setengah meter dari wall sebelumnya (17,5 m) yang pernah dtahbiskan sebagai wall tertinggi di Jakarta tapi wall ini tetap mengguncang andrenallin kita. Ga percaya coba aja klo bernyali.

Klo dilihat dari kejauhan, sekilas wall ini mirip bentuknya dengan Paralititan, tau khan dinosaurus vegetarian yang memiliki bobot 70 ton dan panjangnya sekitar 33 meter. Wall ini memiliki dua sayap yang bisa dipake untuk latihan bourdering. Jalur utamanya tinggi mirip leher binatang itu. Seluruh dindingnya terbuat dari papan fiber yang dipasangi point-point yang menantang untuk dijamah. Grand Launching wall climbing STAPALA disempurnakan oleh kesuksesan diselenggarakannya Kejuaraan Nasional Panjat Dinding pada bulan Nopember 2006 lalu.

Sebelum wall STAPALA ini berdiri, climbers STAPALA sempat menjadi penjelajah wall sejati. Mereka berkeliling mencicipi nikmatnya jalur panjat di setiap wall climbling di beberapa kampus seperti Universitas Budi Luhur, UMJ, Universitas Islam Negeri (d/h IAIN) Syarif Hidayatullah, STMIK Jakarta, Universitas Negeri Jakarta (d/h IKIP Jakarta) dan Akpar Trisakti. Keberhasilan climbers menjelajah wall lain, tak lepas dari dukungan dan bantuan dari para senior yang tak lekang loyalnya buat STAPALA memberikan subsidi (logistik hehhehe) sekadar untuk transport dan beli cocacola (bwahaha lumayan buat mahasiswa). Dan ternyata petualangan climber ini ga cuma menambah keahlian memanjat tetapi juga menjadi wahana bertukar pengalaman dan wawasan sesama pecinta alam serta memperluas jaringan persahabatan.

Meski wall climbers sejati STAPALA belum pernah merengkuh nikmatnya jadi jawara di kejuaraan panjat dinding, tapi mereka ga pernah berkecil hati, terus smangat latihan, karena jawara sejati bukan untuk meraih medali tetapi untuk kemenangan diri mengendalikan ketakutan yang senantiasa menghinggapi perjalanan hidup dan meneteskan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain. Terus Smangat Stapalatista.

Ga penting.....

Kalo dulu sih..
seingat saya ya, tower jarang banget di panjat...
paling-paling yang manjat orangnya itu2 aja.
Susah banget regenerasinya.
Jadi ngerasa percuma kalo inget stapala punya banyak anggota tapi dikit yang mo manjat.
(maap ya...tapi saya bukan pemanjat.Takut manjat.)

rong-rong
708/spa/02

sip.. riz jadi ingat dulu,

sip.. riz
jadi ingat dulu, pak toea digantung..
ha.. ha.. ha..

wall climber sejati

sedikit menambahkan informasi ttg sejarah depe 17m tsb, jaman doeloe depe stapala cm 9 meter letaknya deket gedung G (tepatnya sebelah parkir motor) dan lama2 kelamaan kok terlihat kependekan (karna kt sering manjat ke depe tetangga dan ikut kejurnas) dan terlalu mengerikan karna slalu goyang jk ditiup angin, ide punya ide waktu itu yudhi kristanto punya temen di smg yg bs menggambarkan desain depe setinggi 17 meter (karena cita2 kita buat adain kejuaraan internasional), akhirnya setelah tertatih2 depe 17 meter akhirnya berdiri, yg tdk terprediksi oleh kita adalah besarnya tiupan angin disekeliling depe dulu karna lokasinya ditempat terbuka, apa boleh buat kt dapat ijinnya disitu.... dan depe lama (9 meter) dijual ke sma-nya andri'bulug' di bekasi.... yah itulah mimpi-mimpi para climber terdahulu.. oleh karena itu janganlah takut untuk bermimpi !!!

Arz392/SPA/93

..

Viva POWER CLIMB STAPALA..!!

--
hanung_665
665/SPA/01